Dariku yang sepenuhnya belum dewasa !!!


Tentunya aku sadar akan kesalahanku, akan tetapi dibalik kesadaranku itu, tidak sepenuhnya diriku salah, karena memang disamping timbulnya permasalahan terdapat korelasi dengan yang lainnya,oleh karenanya sikapilah dengan bijak dan penuh dengan rasionalitas, guna tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. 

Maka dengan demikian aku berharap kepada siapapun itu orangnya, jangan terlalu terburu-buru dalam memponis orang lain bersalah, karena apa ? Barangkali kita sebagai ajudikator belum mengetahui duduk permasalahannya seperti apa ? Motifnya seperti apa ? dan masih banyak yang lainnya tentunya. 

Begitu pun dengan sikon zaman sekarang, mayoritasnya mereka, lebih dominan menghakimi orang lain daripada berbenah terhadap dirinya sendiri, apalagi dalam polemik realitas sosial, mereka lihai bertutur kata dengan alibi nasehat, motivasi hidup, kesan pesan dan masih banyak alibi lainnya.

Namun pada faktanya dia sendiri masih terjebak dalam kegelapan, bahkan lebih ironisnya lagi, mereka memilih berbohong pada dirinya sendiri, yang berefek pada orang lain. Padahal dalam problem shoving kita diajarkan bahwa, dalam menyelesaikan masalah bukan dengan cara emosi, sindiran, ocehan, apalagi sampai kekerasan, justru dengan cara tersebut malah menambah masalah ketimbang terselesaikannya masalah.

Komentar