KKN atau
kepanjangannya itu “ Kuliah Kerja Nyata” merupakan tanggung jawab dari setiap
mahasiswa/i untuk melengkapi sekaligus mengamalkan tri dharma perguruan tinggi
yang tiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Tepatnya diawal bulan juli
tanggal 4, seluruh mahasiswa dan mahasiswi dari kampus kami mengikuti kegiatan
pelepasan kegiatan kuliah kerja nyata atau singkatnya “KKN”, tentunya tidak dan
tidak bukan kami mengikuti kegiatan itu, bukan hanya untuk refresing saja atau
sekedar ikut berpartisipasi, akan tetapi mengikutinya dengan sungguh dan
tanggung jawab yang tinggi, sebagaimana jargon yang ditetapkan oleh pihak
kampus saat itu, yaitu “ belajar bersama masyarakat”.
Saya
akan bercerita bagaimana saya berproses disaat kegiatan tersebut, sebagaimana narasi
saya diatas bahwa kegiatan kuliah kerja nyata itu merupakan sebuah tanggung
jawab yang besar untuk masyarakat, maka dengan demikian mahasiswa dan mahasiswi
datang ke tempat KKN itu, bukan semata-mata langsung berinovasi, melakukan
inprovisasi sesuai dengan rencana kegiatan yang sudah terstruktur lengkap
dengan problem solvingnya, akan tetapi hal yang paling fundameltal yaitu
refleksi sosial terlebih dahulu dengan bukti riset sekaligus observasi lapangan
ditatanan masyarakat tersebut. Dari mulai ruang lingkup Rt, Rw, sampai ke
tingkat birokrasi desa, yaitu kepada desa serta jajarannya.
Oleh
karena itu, komunikasi dan silaturahmi menjadi alternatif yang recommended
untuk sosialisasi fasca riset lapangan untuk menindak lanjuti apa-apa yang
menjadi problem masyarakat, baik itu dalam sektor pendidikan, ekonomi,
kesehatan, budaya dan sosial. Maka dengan demikian program kerja yang lahir
dari riset dan observasi dilapangan saat saya dengan sahabat-sahabat saya kala
itu, yaitu perihal pengelolaan dan kebermanfaatan sampah, yang mana tindak
lanjut dari program tersebut, yaitu dengan melakukan aksi nayata berupa bakti
sosial dengan seluruh elemen masyarkat, karang taruna, irmas, dan birokrasi
desa sekaligus pihak kecamatan, juga ikut berkontribusi dalam kegiatan
tersebut, untuk membersihkan saluran irigasi desa.
Adapun
untuk agenda kegiatannya kami membagi menjadi 4 sektor, ada sektor pendidikan,
yaitu mengadakan belajar bersama, mengaji setiap ba’da magrib, mengadakan les
dan nonton film edukasi setiap malam minggu. Sektor kesehatan, kami
memberdayakan posyandu dan posbindu, dan senam pagi setiap hari minggu. Sektor
ekonomi, kami mengikuti pelatihan membatik, dari mulai batik tulis dan batik
cap, sampai menghasilkan produk batik tersebut. Sektor sosial, kami mengikuti
kegiatan kemasyarakatan berupa gotong royong, dan sharing season sekaligus
belajar bersama masyarakat.
Tapi
semua proses itu tidak sirna begitu saja, kelompok kami meninggalkan kenangan
yang sangat berharga, terutama dari segi gotong royong ketika bakti sosial dan
mengajar anak-anak. Momen- momen haru bercampur bahagia pada saat itu, menjadi
satu dalam benak hati kami, yang tentunya sukar untuk dilewati. Maka dengan
demikian semua itu menyatu dalam satu kesatuan yang utuh berupa edukasi dan penngalaman,
edukasi berupa pendewasaan, analisis sosial, problem sholving, makna gotong
royong, kemajemukan, dan masih banyak lagi pastinya.
Aku
berharap semua perjuangan dan pengorbanan tersebut, menjadikan diri ini menjadi
pribadi yang lebih baik lagi dalam segala hal, baik itu hal studi, karir,
cita-cita dan yang paling utama dari semua itu adalah menjadi pribadi yang
bermanfaat bagi sesama, oleh karena itu, kesuksesan duniawi dan ukhrowi akan
tercapai.
Kesan
yang kami rasakan ketika saat itu tentunya sangat banyak sekali, dari mulai kerjasama
dalam mengsukseskan program kerja, berbaur dengan masyarakat, hingga sering
nongkrong bareng sambil diskusi perihal problem yang mereka alami disesanya. Dan
untuk pesannya kami akan sangat bangga dan bahagia tentunya ketika semua
perjuangan dan pengorbanan kami waktu KKN, dilanjutkan dan pastinya dikelola
dengan baik hingga manfaat, maslahat untuk semua masyarakat yang ada didesa,
terutama dalam hal menjaga lingkungan sekitar, semisal tidak membuang sampah
sembarangan, saling mengingatkan akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar
dalam kehidupan sehari-hari.
#see you next time my brother !!!

Komentar