Lusuhnya Bendera Yang ada Di Halaman Kita, Bukan Satu Alasan Untuk Kita Abaikan. Begitulah lirik lagu yang dinyayikan oleh maestro Iwan Fals. Sebagai warga negara yang taat dan patuh terhadap kebijakan negaranya sendiri, adalah menggunakan hak nya, yaitu memilih bakal calon pemimpin bangsa di masa pemilihan umum. Karena memang negara kita ini berasaskan pancasila dan UUD 1945 yang menggunakan sistem demokrasi
Dalam hal ini banyak yang harus dilakukan, baik dalam bentuk pikiran, tingkah laku, bahkan diam pun dianggap setuju dengan persoalan yang sudah disepakati bersama. Segala bentuk keberanian harus di kerahkan, terkhusus di tahun politik ini. Jangan sampai tergerus begitu saja oleh sistem, atau tren-tren yang sengaja dikemas di setiap sosmed
Padahal sebenarnya jika kita kaji secara komprehensif, semua itu hanyalah pengalihan saja, semua bentuk propaganda politik di kemas sedemikian rupa, guna rakyat terketuk hatinya untuk memilih pasangan calon tersebut. Akan tetapi masih mending jikalau orang tersebut bisa mengpresentasikan sebab akibat dari seseorang tersebut memilih pasangan calon yang ia sukai
Perlu kita perbaiki bersama, realita telah jauh berbeda dari norma atau bahkan kedewasaan dalam memilih pasangan calon tertentu. Banyak diantara mereka-mereka yang fanatik, sampai tidak mau dikritik, adu money politik, bahkan sampai mencaki dan memaki person lawan pilihannya sendiri. Dari beberapa problematika tersebut sudah seharusnya kita sadari bersama bahwa bukan alternatif solusi melakukan tindakan tersebut, terlepas hanya untuk menggapai suara terbanyak, justru yang ada malah mengurangi elektabilitas, profesionalitas dan integritas dari pasangan calon tersebut
Bahkan yang lebih ironisnya lagi media sosial berbondong-bondong menyebarkan berita bohong, menampilkan lelucon-lelucon yang mengandung caci maki, yang pada dasarnya, seharusnya pasangan calon tidak melakukan hal yang kurang bijak tersebut ke khalayak umum. Tak ada waktu untuk becanda apalagi pura-pura cerdas di panggung, akhir-akhir ini dan kedepannya, masyarakat sudah mulai bisa menganalisa secara mendalam, jadi mereka semua tidak akan bisa di bodoh-bodohi seenaknya
Kesimpulannya adalah masyarakat harus cerdas dalam memilih bakal calon pemimpin negara, begitupun untuk bakal calon negaranya harus bisa memberikan contoh yang baik, bukan hanya janji manis saja, apalagi lelucon-lelucon yang tidak pantas dilakukan dalam forum istimewa.

Komentar